• Home »
  • Berita »
  • Dua Anggota Densus 88 Terkait Kematian Siyono Hanya Dijatuhi Sanksi Demosi

Dua Anggota Densus 88 Terkait Kematian Siyono Hanya Dijatuhi Sanksi Demosi

Jakarta (Suara-Islam) – Dua anggota Detasemen Khusus 88/Anti Teror Mabes Polri dijatuhi sanksi berupa demosi tidak percaya dalam putusan sidang kode etik terkait kasus kematian Siyono.
“Jadi sudah dilangsungkan putusan terhadap dua terduga pelanggar yakni AKBP T dan Ipda H,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu malam (11/05/2016).
Dalam putusan tersebut, keduanya wajib menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Kepolisian. “Itu sudah dilakukan,” katanya.
Selanjutnya keduanya didemosi tidak percaya, artinya tidak direkomendasikan untuk melanjutkan tugas di Densus 88 dan akan dipindahkan ke satuan kerja lain. “Dipindahkan ke satuan kerja lain dalam waktu minimal empat tahun,” katanya.
Saat ditanya, terkait satuan yang akan ditempati oleh kedua polisi tersebut, Boy mengatakan hal itu belum ditentukan.  “Itu nanti diproses di Wanjak (Dewan Jabatan dan Kepangkatan),” katanya.
Menyikapi putusan itu, dua anggota Densus tersebut dikabarkan banding.  “Keduanya menyampaikan banding karena keberatan atas putusan sidang,” kata mantan Kapolda Banten itu.
Boy mengatakan bahwa upaya banding dua terduga pelanggar, yakni AKBP T dan Ipda H akan diproses.
rep: farah abdillah
sumber: antara