Kongres Nasional (NATICO) CSI Ke II

Dari tanggal 20 – 27 Oktober 1917 dilangsungkan kongres nasional (Natico) Central Syarikal Islam ke: 2 yang bertempat di Jakarta. Dalam Kongres tersebut diperbincangkan rupa-rupa yang menyangkut amanat penderitaan rakyat, seperti antara lain soal yang menyangkut soal-soal yang bertalian dengan sewa-menyewa tanah kepada pabrik gula, soal hukum pidana, dan rupa-rupa soal yang berhubungan dengan penderitaan-penderitaan rakyat terutama sekali yang dirasakan sangat berat oleh rakyat pada waktu itu. Berbagai macam kritik yang terdengar dalam Kongres tersebut ditujukan kepada pihak Kapitalis sudah mulai sangat tajam. Dalam menentang tindakan sewenang-wenang yang terjadi di berbagai onderneming, terutama dipabrik-pabrik gula, telah dikecam dengan pedas oleh Ketua OS Cokroaminoto, dengan menyatakan: Syarikat  Islam Indonesia sebagai pelindung anak Kromo, hanyalah tinggal satu-satunya tindakan yang dapat dilakukan, yaitu mempertahankan kebenaran sehabis-habisnya. Selanjutuya beliau menegaskan: Jika onderneming masih telap bertindak seperti yang sudah-sudah, maka kita hendak mempertahankan hak kita sampai kepada titik darah yang penghabisan. Sekiranya kata damai tidak dapat diperoleh. Maka salah satu harus lebur. Demikian ketua OS. Cokroaminoto. Sementara itu Abdul Muis dalam Kongres tersebut dengan tandas telah menyatakan, antara lain “bahwa Central Syarikat Islam memang berjuang dengan mengutamakan aksi parlementer. Tetapi jika nanti ternyata bahwa segala daya upaya tinggal sia-sia, maka kila harus bersedia membalas kekerasan dengan kekerasan pula. Dan kita bersedia pula bendak berkorban guna kepentingan bangsa dan tanah air”. Demikian Abdul Muis. Selain dari itu, dalam Kongres Nasional CSI ke 2 terebut telah ditetapkan Program Asas Partai, dimana antara lain ditegaskan, bahwa: Syarikat Islam senantiasa berjuang melawan segala tindasan kapitalis yang terkutuk (berdosa) itu.

SII Pict