Di Surabaya telah dilangsungkan Kongres Nasional (Natico) CSI yang ke IV pada tanggal 26 Oktoter 1919, dalam kongres mana semangat perjuangan tambah berkobar-kobar dan perlawanan terhadap kapitalisme dan imperialisme semakin tegas, sehingga berkumandang seruan untuk membasmi kapitalisme sampai ke akar-akarnya, dan semboyan Bersatulah wahai kaum melarat. Dalam Kongres tersebut diperbincangkanContinue Reading

Dari tanggal 20 – 27 Oktober 1917 dilangsungkan kongres nasional (Natico) Central Syarikal Islam ke: 2 yang bertempat di Jakarta. Dalam Kongres tersebut diperbincangkan rupa-rupa yang menyangkut amanat penderitaan rakyat, seperti antara lain soal yang menyangkut soal-soal yang bertalian dengan sewa-menyewa tanah kepada pabrik gula, soal hukum pidana, dan rupa-rupaContinue Reading

Lebih jauh mengenai sikap CSI terhadap gerakan lndie Weerbaar, antara lain dapat diketahui dari pidato Ketua OS Cokroaminoto dalam Kongres Lokal Syarikat Islam Indonesia di Cilacap pada tanggal 18 Pebruari 1917, Pidato ringkasnya sebagai berikut: “Saudara-saudara, Saya akan memenuhi permintaan Pengurus SI sini, yakni akan menjelaskan tentang apa sebabnya PimpinanContinue Reading

Mengingat ketika itu semacam kebangsaan (nasional) dikalangan bangsa kita belum mendalam bahkan masih terasa adanya pengaruh kesukuan, seperti: perasaan suku Jawa, Sunda, Batak, Minang, Kalimantan, Bugis, dan lain-lain, maka oleh pimpinan Central Syarikat Islam Indonesia diusahakan berlangsungnya suatu National Indisce Congres atau disingkat NATICO yang berlansung di Bandung, langgal 17Continue Reading

Makin hari semakin bertambah banyaklah berdirinya Lokal-lokal Syarikat Islam dimana-mana. Untuk memimpin gerak dan langkah lokal-lokal Syarikat Islam tersebut, maka pada tahun 1951 dibentuk sebuah Majelis “Central Syarikal Islam” (CSI), dimana duduk dalam pimpinannya antara lain ketua OS Cokroaminoto, Abdul Muis dan R. Sosrokardono. Pada tanggal 18 Maret 1916 AnggaranContinue Reading